Padapersilangan dihibrid pada keturunan ke-2 (F2) akan mempunyai perbandingan fenotip = . Tetapi dalam keadaan tertentu perbandingan fenotip tersebut tidak berlaku. Dari beberapa percobaan, ternyata ada penyimpangan hukum Mendel. Pada peristiwa gagal berpisah, terdapat pasangan kromosom homolog dan pasangan kromatid yang melekat
Kriptomerimerupakan suatu peristiwa dimana suatu faktor tidak tampak pengaruhnya bila berdiri sendiri, tetapi baru tampak pengaruhnya bila ada faktor lain yang menyertainya. Kriptomeri memiliki ciri khas: ada karakter baru muncul bila ada 2 gen dominan bukan alel berada bersama. Contoh: persilangan Linaria maroccana
17 Pada tanaman kapri biji bulat (B) dominan terhadap kisut (b) dan kulit biji warna coklat (C) dominan terhadap putih (c). bila disilangkan tanaman kapri yang bijinya bulat coklat dengan biji kisut putih menghasilkan tanaman dengan variasi ratio 4 macam fenotip dengan perbandingan .
A. Epistasis B . Polimeri C . Komplementer D . Hipostasis E . Kriptomeri Kunci : E Penyelesaian : - Pada peristiwa kriptomeri didapatkan perbandingan 9 : 3 : 4 - Pada peristiwa polimeri didapatkan perbandingan 16 : 1 - Pada peristiwa Epistasis dan Hipostasi didapatkan perbandingan 12 : 3 : 1. 33 .
BABI 2. Epistasis dan Hipostasis Pada peristiwa ini, akan diperoleh angka perbandingan BAB II Bentuk interaksi ketika suatu gen mengalahkan gen pada F2, yaitu 9 : 3 : 4 BAB III lainnya yang bukan sealel. Kedua gen yang c. Epistasis gen dominan rangkap terjadi jika dua gen
Meskipundemikian, perbandingan fenotip tersebut masih mengikuti prinsip-prinsip Hukum Mendel. Penyimpangan semu Hukum Mendel tersebut meliputi: interaksi gen, kriptomeri, polimeri, epistasis-hipostasis, gen-gen komplementer, gen dominan rangkap dan gen penghambat. Beberapa peristiwa yang menunjukkan penyimpangan semu di antaranya epistasis dan
.
100% found this document useful 2 votes2K views14 pagesDescriptionBiologi Gonzaga_ Latihan Soal Pewarisan Sifat Kelas XiiOriginal TitleBiologi Gonzaga_ Latihan Soal Pewarisan Sifat Kelas XiiCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 2 votes2K views14 pagesBiologi Gonzaga - Latihan Soal Pewarisan Sifat Kelas XiiOriginal TitleBiologi Gonzaga_ Latihan Soal Pewarisan Sifat Kelas XiiDescriptionBiologi Gonzaga_ Latihan Soal Pewarisan Sifat Kelas XiiFull descriptionJump to Page You are on page 1of 14 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 12 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
PertanyaanDalam peristiwa gen-gen komplementer, gen C menumbuhkan pigmen, sedangkan gen c tidak menumbuhkan pigmen. Individu CcPp berfenotif ungu. Apabila induk CCpp disilangkan dengan induk ccPP, maka perbandingan fenotif pada F2 adalah . . . .Dalam peristiwa gen-gen komplementer, gen C menumbuhkan pigmen, sedangkan gen c tidak menumbuhkan pigmen. Individu CcPp berfenotif ungu. Apabila induk CCpp disilangkan dengan induk ccPP, maka perbandingan fenotif pada F2 adalah . . . . 9 3 3 1 9 3 4 9 7 12 3 1 15 1 Jawabanpilihan jawaban yang tepat adalah jawaban yang tepat adalah B. PembahasanPersilangannya adalah F2 Menurut hukum mendel dihibrid akan menghasilkan rasio genotip C_P_= 9 Ungu C_pp= 3 pigmen ccP_= 3 tidak pigmen ccpp= 1 tidak pigmen Maka perbandingan fenotif pada F2 adalah 9 3 4 Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah adalah F2 Menurut hukum mendel dihibrid akan menghasilkan rasio genotip C_P_= 9 Ungu C_pp= 3 pigmen ccP_= 3 tidak pigmen ccpp= 1 tidak pigmen Maka perbandingan fenotif pada F2 adalah 9 3 4 Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!8rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!VSVilisya Sari Pembahasan lengkap banget
PertanyaanApakah yang dimaksud dengan gen komplementer? Jelaskan dengan contoh!PembahasanGen-gen komplementer adalah gen-gen yang saling berinteraksi atau bekerja sama untuk memunculkan fenotipe tertentu. Apabila salah satu gen tersebut tidak ada, pemunculan fenotipe tersebut dapat terhalang. Sebagai contoh adalah pembentukan warna ungu pada bunga tanaman kacang. Pembentukan warna ini melibatkan dua gen dominan, yaitu gen A dan P. Tidak adanya salah satu gen dominan itu menyebabkan tidak terbentuknya warna ungu sehingga bunga berwarna komplementer adalah gen-gen yang saling berinteraksi atau bekerja sama untuk memunculkan fenotipe tertentu. Apabila salah satu gen tersebut tidak ada, pemunculan fenotipe tersebut dapat terhalang. Sebagai contoh adalah pembentukan warna ungu pada bunga tanaman kacang. Pembentukan warna ini melibatkan dua gen dominan, yaitu gen A dan P. Tidak adanya salah satu gen dominan itu menyebabkan tidak terbentuknya warna ungu sehingga bunga berwarna pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!2rb+
Saya Up Load soal ini untuk latihan ya agar jago dalam pengerjaan genetika OK SOAL 1. Perkawinan ayam berpial walnut menghasilkan keturunan ayam berpial walnut ayam berpial mawar Ayam berpial Pea Biji dan Ayam berpial Bilah Single dengan perbandingan 9 3 3 1 Bagaimanakah genotif kedua induknya a. RRPP >< rrP
Berikut ini adalah soal-soal materi penyimpangan semu hukum mendel untuk siswa SMA kelas XII. Kunci jawaban di bawah soal. 1. Perbandingan genotip 15 1 dihasilkan oleh keturunan F2 dari .... a. Persilangan dengan poliploidi b. Persilangan kriptomeri c. Persilangan dengan dua sifat beda polimeri d. Persilangan dengan tiga sifat beda e. Persilangan atavisme 2. Ayam jantan berpial rose RRpp disilangkan dengan ayam betina berpial pea rrPP, F1disilangkan dengan sesamanya. Perbandingan fenotip F2-nya adalah… a. 9 3 4 b. 9 3 3 1 c. 12 3 1 d. 9 7 e. 15 1 3. Warna bunga Linnaria dipengaruhi oleh gen A menghasilkan antosianin dan a tidak menghasilkan antosianin, serta gen B sitoplasma basa dan b sitoplasma asam. Antosianin dalam suasana asam menghasilkan warna merah, dan dalam suasana basa menghasilkan warna ungu. Tanpa adanya antosianin bunga berwarna putih. Apabila bunga dengan genotip AaBB disilangkan dengan bunga bergenotip aaBb, maka kemungkinan muncul anakan dengan bunga warna merah adalah…. a. 0% b. 25% c. 50% d. 75% e. 100% 4. Suatu persilangan polimeri antara gandum dengan genotip M1m1M2m2 dengan gandum genotip m1m1M2m2 Menghasilkan 400 anakan. Jumlah anakan yang memiliki warna putih adalah…. a. 25 b. 50 c. 200 d. 75 e. 375 5. Gen H menghasilkan warna hitam pada biji gandum bersifat epistasis terhadap gen K kuning dan k putih. Sedangkan gen h juga menghasilkan warna putih. Apabila gandum dengan genotip HHkk disilangkan dengan gandum bergenotip hhKK, F1 disilangkan sesamanya, maka perbandingan fenotip F2 nya adalah…. a. 15 1 b. 9 3 3 1 c. 12 3 1 d. 9 3 4 e. 1 2 1 6. Suatu persilangan yang memiliki perbandingan fenotip F2 = 9 3 4 adalah…. a. Polimeri b. Kriptomeri c. Gen komplementer d. Epistasis resesif e. Atavisme 7. Suatu persilangan dimana suatu sifat hanya akan muncul apabila ada gen lain yang mendukungnya dan menghasilkan perbandingan fenotip F2 = 9 7 adalah.... a. Kriptomeri b. Gen komplementer c. Epistasis dominan d. Epistasis resesif e. Atavisme 8. Suatu persilangan ayam jantan pial walnut RrPp disilangkan dengan ayam betina berpial rose RRpp. Kemungkinan anakan yang memiliki pial single adalah.... a. 0% b. 25% c. 50% d. 75% e. 100% 9. Gen kk bersifat epistasis terhadap gen H dan h. Dari keterangan tersebut dapat disimpulkan apabila disilangkan organisme dengan genotip HhKk dengan HhKk akan menghasilkan keturunan dengan perbandingan fenotip.... a. 9 3 3 1 b. 15 1 c. 9 7 d. 12 3 1 e. 1 2 1 10. Yang dimaksud peristiwa atavisme adalah.... a. Gen yang dapat menutupi munculnya gen lain b. Gen-gen berbeda yang mempengaruhi sifat yang sama c. Gen yang sifatnya ditutupi oleh gen lain d. Gen yang sifatnya dapat muncul apabila ada kemunculan gen lain e. Gen ganda yang memunculkan banyak variasi fenotip Kunci jawaban
pada peristiwa gen komplementer f2 akan memiliki perbandingan fenotip