Misteri Puisi, Teori menulis, Sejarah buku dan berbagai macam hal lainnya yang berkaitan dengan buku. inilah yang diangkat oleh Jostein Gardeer dan Klaus Hagerup dengan baik melalui karyanya yang berjudul The Magic Library — Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Buku ini mencoba kita agar tertarik lebih dalam untuk membaca buku dan memulai untuk menulis. ReviewBuku: The Magic Library - Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken Haris Quds January 22, 2019 Teori Konspirasi memang selalu menarik untuk diikuti - terlepas dari apakah kemudian dapat dipercaya atau tidak. . Selamat pagi dari kamar kos yang sangat nyaman. hari ini adalah jumat, jangan lupa membaca surah al-kahfi bagi muslim dan jangan lupa tersenyum ke sesama manusia kucing dan anjing di jalan juga boleh disenyumi hari ini saya akan mereview buku karya jostein gaarder, penulis aliran filsafat-fiksi yang karyanya sangat saya nikmati. perpustakaan ajaib ini adalah sebuah buku yang cocok untukk segala usia, tentang bagaimana budaya baca masa kini, juga sebuah peringatan untuk jangan sekali-kali mematikan imajinasi anak-anak mereka sangat berharga ***** Judul Buku The Magic Library Penulis Jostein Gaarder Penerbit Mizan Tahun Terbit 2007 Jumlah Halaman 284 hlmn. ***** Sekarang sedang terputar lagu romansa lama; Berjalan lebih jauh – Banda Neira. buku ini adalah sebuah buku surat di bab awalnya dua saudara sepupu, Nils dan Berit. mereka kembali dari liburan musim panas bersama di Fjaerland. saat perjalanan pulang ke oslo, Nils membeli sebuah buku surat sebagai media mereka bercerita. anehnya, seorang perempuan menawarkan diri untuk membayar buku itu. setelah itu, nils dan berit yang saling bertukar surat antara oslo dan fjaerland dihadapkan pada sebuah misteri tentang wanita yang membayari mereka buku itu, tentang guru nils di sekolah, tentang lelaki misterius yang mereka juluki smiley, tentang sebuah pondok misterius di Fjaerland, juga puisi mereka yang hilang di buku tamu penginapan tempat mereka menghabiskan liburan musim panas. dalam keriangan musim panas ini, segelas coca-cola kami nikmati, Nils dan Berit, itulah kami, menghabiskan liburan kami disni. sangat indah diatas sini, sampai kami tak ingin pergi. ****** buku ini mengajarkan beberapa istilah baru seperti bibliografi Seorang yang memiliki pengetahuan diatas rata-rata tentang buku. buku ini juga mengajarkan saya kosa kata baru, yakni incunabula buku tua yang ditulis sebelum abad 15, atau lebih lama lagi banyak yang saya pelajari dari buku ini, tapi satu hal yang paling penting; imajinasi dan rasa penasaran anak-anak adalah yang termahal di dunia ini, hal-hal berharga yang perlahan hilang seiring kita tumbuh dewasa. secara keseluruhan, buku ini adalah bacaan yang menarik peseperti karya-karya jostein sebelum ini, namun saya kurang merasakan kehadirannya dalam kata-kata yang penuh filsafat. sekali lagi, semua buku bagus jostein berusaha menghidupkan karakter nils dan berit, juga bibbi bokken, smiley, dan beberapa karakter lain, juga surat-menyurat yang menjadi ciri khas di tiap bukunya. ****** imajinasi nils dan berit begitu liar, dua sepupu yang tinggal di kota ini mulai memikirkan beberapa teori konspirasi yang sedang berlangsung di hidp mereka berdua. karena seorang wanita misterius bibbi bokken yang mengincar buku surat mereka, nils dan berit mulai berimajinasi beberapa teori seperti bibbi bokken yang berkomplot dengan beberapa orang dengan suatu rencana misterius yang berhubungan dengan teori konspirasi dunia perbukuan dan rahasia perpustakaan ajaib. imajinasi, keberanian, dan rasa penasaran keduanya menemani kita dari awal smapai akhir buku, dengan penyingkapan teori yang akan kubiarkan kalian tahu sendiri silahkan dibaca ****** satu gagasan yang hebat di buku ini adalah tentang incunabula masa depan. buku yang akan menjadi incunabula selanjutnya buku yang mungkin belum ditulis sekarang, buku yang akan tumbuh dari beberapa karakter alfabet dan menjadi sebuah bacaan yang menandakan perkembangan suatu zaman. saya sangat suka dengan gagasan buku masa depan jauh lebih berharga dari buku-buku yang berusia 500-1000 tahun yang lalu, namun tentu saja kita tidak akan semaju ini tanpa buku-buku kuno itu, dan kita tidak akan melihat masa depan tanpa buku-buku sekarang, juga penulis-penulis yang sedang/akan lahir dari bacaan-bacaan yang memberi makan pada pikiran-pikiran manusia. buku ini memberi kita inspirasi bahwa setiap orang bisa menulis dan tentu kalian harus memulainya dengan membaca. salam hangat dari mahasiswa semester akhir, selamat membaca al-kahfi dihari jumat, dan selamat menyelesaikan buku-buku yang telah dimulai, selamat berbahagia hari ini 🙂 The Magic LibraryHaiiii…. Kali ini aku akan mereview buku yang berjudul The Magic Library, buku ini aku beli di marketplace. Aku tertarik membaca buku ini karena judul dan sinopsis-nya D. Jadiii buku ini bercerita tentang dua saudara sepupu bernama Berit dan Nils, mereka tinggal di kota yang berbeda namun mereka ingin selalu berkomunikasi. Dan akhirnya mereka membeli sebuah buku tulis untuk dijadikan buku surat buku surat adalah kegiatan surat menyurat yang ditulis di dalam buku agar surat yang dikirim dan surat yang dibalas tidak terpisah. Berit dan Nils pun menceritakan kejadian sehari-hari yang mereka alami baik di sekolah maupun di rumah. Tiba-tiba mereka mulai menulis surat tentang tetangga Berit bernama Bibbi Bokken yang diduga mempunyai perpustakaan ajaib di dalam rumahnya. Seketika Berit dan Nils mulai meyelidiki tentang Bibbi Bokken layaknya buku The Magic Library-Perpustakaan Bibbi Bokken Penulis Jostein Gaarder & Klaus Hagerup Penerbit Mizan Penerjemah Ridwana Saleh Halaman 282 Asal negara NorwegiaMenurutku ilustrasi cover buku ini sangat menarik dan membuat orang penasaran ingin membacanya covernya soft cover ya! Jadi kalian harus menjaganya baik-baik agar tidak mudah rusak. Oh iya ukuran bukunya juga tidak terlalu besar dan tebal sehingga sangat pas untuk di bawa kemana-mana. Warna kertasnya kuning sehingga nyaman untuk di baca lama. Buku novel ini sama sekali tidak ada ilustrasinya hanya terdapat ilustrasi pada covernya saja dan itu membuat kita berimajinasi lebih jauh! Sangat seru lho membayangkan kejadian-kejadian menegangkan di dalam buku ini hihi… Buku ini sangat-sangat seru!!! Karena alurnya membuat kita berpikir lebih jauh dari biasanya.. benar-benar luar biasa. Di tambah kejadian-kejadian ceroboh yang sangat memalukan .. aduhhh >.< tidak perlu khawatir karena isinya di penuhi basa-basi ringan seperti percakapan kita sehari-hari. Endingnya pasti sangat tak terduga! Ohya bagian yang paling kusuka adalah saat Berit diam-diam memasuki rumah bibbi Bokken yang tidak terkunci, iya melompat dan mencari-cari buku di rumah itu tetapi ia tak menemukan satu buku pun. Saat ia ingin melarikan diri ia sudah mendengar suara kenop pintu dan pintu pun terbuka…Aku sangat suka bagian itu karena menegangkan sampai aku terbawa suasana hehe..Tokoh favoritku di buku ini adalah Berit karena ia selalu berhati-hati dan sangat teliti, sehingga banyak kejadian yang menegangkan dapat terselamatkan oleh tindakan Berit. Pelajaran yang dapat aku ambil setelah membaca buku ini adalah kita harus selalu berpikir positif dan yakin dengan diri sendiri dalam menentukan pilihan atau keputusan . Di buku ini juga banyak ilmu baru yang bisa di ambil lho.. seperti banyak tahu kosakata baru tentang istilah perpustakaan. Contohnya seperti kata Incunnabulla yang artinya adalah buku yang sangat-sangat tua! dan masih banyak lagi kosakata merekomendasikan buku ini untuk kalian yang suka cerita petualangan, penyelidikan, teka-teki hingga alur cerita yang tidak dapat ditebak. Buku ini seru kalian tidak akan menyesal telah membacanya. Menurutku buku ini cocok untuk usia 12 tahun keatas karena tingkat pemahamannya lumayan berat untuk aku yang berusia 11 tahun. Aku pun perlu waktu satu bulan untuk membaca buku ini karena ada paragraph yang harus di ulang-ulang bacanya supaya paham. Terima kasih sudah membaca review-ku kali ini!! Semoga bermanfaat dan tunggu review buku selanjutnya ya~ byeeeee! Resensi Novel The Magic Library Perpustakaan Ajaib Bibi Bokken ini bercerita tentang dua orang sepupu yang tinggal berlainan kota. Berit gadis remaja kelas 8 tinggal di Fjaerland sedangkan Nils, anak laki-laki kelas 6 B yang bercita-cita ingin menjadi pemain bola, tinggal di selalu menghabiskan waktu berlibur bersama, seperti pada musim panas lalu. Namun ketika liburan usai dan mereka harus kembali bersekolah di kota masing-masing, komunikasi dijalin melalui surat. Banyak hal menarik yang mengisahkan antara kedua sepupu tersebut dalam menjalin komunikasi terutama ketika keduanya saling menuliskan sesuatu dalam sebuah buku yang bolak-balik dikirimkan di antara mereka berdua. Mereka menamakan buku tersebut buku surat. Belakangan buku surat tersebut telah dicetak dan dialihbahasan ke dalam 70 bahasa dan menjadi bagian sejarah dunia yang sangat menginspirasi jutaan orang. Resensi lebih lengkap dapat dibaca di Jejak Pena Oemy Ikbar 19-01-2022 1844 centraniagas385 memberi reputasi Pendahuluan Kali ini Arif Keisuke akan membahas artikel mengenai resensi buku perpustakaan ajaib bibbi bokken karya jostein gaarder. Bagi pecinta novel Gaarder, tentu buku perpustakaan ajaib alias the magic library ini wajib kamu baca dan memenuhi koleksi tumpukan bukumu. Karena seperti buku atau novel lainnya, dalam buku perpustakaan ajaib ini juga, kamu akan dibawa untuk berpikir untuk menemukan sebuah kebenaran suatu perkara. So, kamu perlu banget baca dulu resensi buku perpustakaan ajaib bibbi bokken dulu di sini. Baca juga Nestapa, Khianat dan Genderang Jihad di Abad Pertengahan – Resensi Ain Jalut; Melawan Mitos Hulagu Kamu juga akan diajak berkenalan dengan tempat-tempat di Norwegia, bagaimana karakteristik orang Norwegia dan sebuah keadaan tentang bagaimana pekembangan dunia sastra atau tepatnya mengenai perbukuan. Yakin deh, buku perpustakaan ajaib bibbi bokken bagus banget menjadi buku misteri yang ringan untuk kamu baca. Yuk langsung saja baca artikel dengan judul lengkapnya Misteri Sebuah Buku Bibbi Bokken dan Kisah Misteri – Resensi Buku Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken Karya Jostein Gaarder sampai tuntas! Misteri Sebuah Buku Bibbi Bokken dan Kisah Misteri – Resensi Buku Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken Karya Jostein Gaarder Informasi Buku Cover Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken Lama – Arif Keisuke Judul Buku Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken Indonesia, The Magic Library Inggris, Bibbi Bokkens Magishce Bibbliothek Norwegia Penulis Jostein Gaarder dan Klaus Hagerup, Ridwana Saleh Alih Bahasa Genre Fiksi, Misteri Bahasa Indonesia Penerbit PT Mizan Pustaka Kota Terbit Bandung Tahun 2016 edisi ke-tiga Halaman 282 ISBN 978-979-433-927-5 Biografi Tokoh Membiasakan diri untuk berpikir – Source Pexels Jostein Gaarder adalah seorang penulis asal Norwegia. Ia lahir pada 8 Agustus 1952 65 tahun. Gaarder sering menulis novel yang bergenrekan literatur anak, fiksi, dan cerita pendek. Gaarder dikenal karena menulis buku fenomenalnya yaitu Sofies Verden atau Dunia Sophie tahun 1991. Buku ini telah diterbitkan dalam 60 bahasa di dunia. Ciri khas novelnya yaitu cerita yang ringan namun penuh makna untuk direnungkan. Baca juga Mengenal Perbandingan Mazhab dan Islam yang Luwes dari Australia – Resensi Kiai Ujang di Negeri Kanguru Karya Nadirsyah Hosen Latar belakang pendidikan Gaarder adalah di Oslo Cathedral School dan The University of Oslo dengan mengambil jurusan bahasa Skandinavia dan Teologi. Jostein Gaarder merupakan aktivis lingkungan, dia terlibat dalam promosi dari pembangunan berkelanjutan untuk setidaknya dua dekade. Dia berkontribusi lebih dari $ million untuk isu lingkungan. Disamping itu, Gaarder aktif secara politik terutama pada nasib pengungsi Palestina, dan semangat mengkritik pendudukan Israel atas Palestina. Ulasan Buku dan Petikan Pesannya Mari membaca buku terus yuk. Source Dalam buku ini menceritakan kisah dua orang saudara berusia 12-14 tahun yaitu Berit Boyum dan Nils Boyum. Dua saudara tersebut berusaha menjadi seorang detektif untuk memecahkan misteri yang menyangkut dalam hidup mereka. Kisah ini diawali dengan sebuah liburan panas dimana mereka menuliskan sebuah puisi dalam buku tamu di Pondok Flatbre. Kemudian mereka disarankan untuk membuat surat dalam sebuah buku. Buku tersebut harus diserahterimakan lewat pos antara Oslo dan Fjaerland. Dalam buku-surat itu, mereka mengungkapkan beragama hal, namun akhirnya berfokus menjadi seorang detektif cilik. Mereka berusaha memecahkan misteri siapa itu Bibbi Bokken dan sindikat apa yang ada di dalamnya. Nils terutama bertemu dengan Bibbi ketika di toko buku dan digambarkan seperti orang pecinta coklat yang kegirangan sekali melihat coklat, namun ini terhadap buku. Baca juga Melatih Untuk Mengurangi Emosi dan Pikiran Negatif Secara Praktis – Resensi Buku Filosofi Teras Kemudian Berit menemukan fakta lain yang berkaitan dengan itu bahwa Bibbi Bokken merupakan arti dari kata pustakawan atau juga orang yang mencintai buku. Buku termasuk incunabula. Sejalan dengan itu, fakta lainnya bahwa Bibbi Bokken tinggal di daerah yang sama dengannya, di Fjaerland. Misteri ini terus berlanjut seiring mereka menemukan fakta dan keterkaitan yang baru. Cerita semakin menarik ketika banyak pihak yang terlibat seperti guru sekolah Nils, terutama istirnya, merupakan teman lama dari Bibbi Bokken. Selain itu, ketika Ibu Nils mendapatkan hadiah liburan ke Roma seperti sudah direncanakan oleh Bibbi Bokken. Karena setiba di Roma Nils langsung mendapatkan surat dari Bibbi Bokken yang tergeletak di hotelnya, dan menyuruhnya menemui seseoang. Keadaan di Norwegia – Source Mereka mengira apakah sedang diawasi, atau menjadi pion dari beberapa orang ini. Termasuk “Smiley” yang selalu mengikuti Nils, terutama ketika pertemuan dengan Istri dari gurunya di sebuah kafe. Sampai buku surat yang mereka buat itu diambang bahaya, bahkan akan hilang selamanya. Dan fakta terkahir yaitu Bibbi Bokken memiliki perpustakaan ajaib. Bibbi Bokken juga mengetahui buku yang akan terbit pada tahun depan sebagai perayaan di Norwegia. Siapakah Bibbi Bokken? Baca saja ya hehe. Baca juga Memahami Cara Berpikir dan Mengambil Keputusan dalam Otak – Resensi Buku Thinking Fast and Slow Dari buku ini memang kamu bisa mendapatkan petikan pesan bahwa buku merupakan suatu jalan untuk membagi pengetahuan. Membagi pengetahuan, pengalaman, atau juga sebuah inspirasi baik dengan oang yang berada jauh ribuan mil di ujung sana atau dengan orang lintas generasi sekalipun. Menjadi orang yang gemar membaca merupakan suatu kewajiban bagi setiap orang, tentunya demi meningkatkan kualitas diri dan saling berbagi ilmu. Dalam buku ini ditulis ada sebuah megaproyek perpustakaan yang menampung seluru buku bacaan, majalah bahkan koleksi video yang berputar di Norwegia di suatu tempat. Tujuannya untuk berbagi dengan masa depan. Kelebihan dari buku ini yaitu memang membuat pembaca menjadi ikut memikirkan misteri yang diangkat oleh sang penulis, juga bahasa yang digunakan yaitu sangat ringan karena diilustrasikan yang menulis adalah anak kecil. Link Download dan Baca Buku Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken Bagi kamu yang ingin membaca atau mengunduh buku Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken PDF, kamu bisa membaca dan meminjamnya secara resmi di aplikasi Ipusnas. Aplikasi itu bisa diunduh baik via android, iphone atau desktop. Buku Jostein Gaarder yang lain juga ada di sana loh. Apabila ingin memiliki pdfnya bisa beli via playstore di sini[Play Book Josten Gaarder] dengan harga Rp. Baca juga Belajar Tidak Menyerah dalam Menggapai Takdir – Resensi Alchemist Oleh Paulo Coelho Namun jika kamu tidak suka membaca buku dari media elekrtonik, kamu bisa memblinya di toko buku kesayangan kamu atau di toko online. Harga yang ditawarkan untuk buku aslinya yaitu sekitar Rp. – Rp. Yuk biasakan membeli buku resmi atau membaca dari kanal resminya untuk mendukung penulis, penerbit dan pihak lain yang terlibat tetap produktif! Buku Lain Karya Jostein Gaarder Sofies Verden Dunia Sophie – 1991 – edisi terbaruDunia Anna – 2014Appelsinpiken Gadis Jeruk – 2014Maya – 1999Misteri Soliter – 1990The Puppeteer – 2016The Castle in the Pyreness – 2018 Daftar Pustaka Gaarder, J., 2016, Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken, Bandung Mizan Pustaka. Penutup Menggapai indahnya hidup dengan membaca. Source Oke untuk resensi buku perpustakaan ajaib bibbi bokken hanya cukup sampai di sini saja ya. Semoga kamu dan saya bisa mendapatkan apa yang ingin disampaikan penulis melalui bukunya ini. Yuk membiasakan baca buku untuk menambah wawasannya. Jangan lupa baca artikel menarik lainnya di sini ya, dan kalau merasa mendapatkan sesuatu bisa dibagikan ke teman kamu. Terima kasih. Bagi kamu yang memiliki kritik atau saran yang sifatnya membangun blog ini dan mungkin juga ingin mengirimkan artikel atau karyanya untuk dipublikasikan di website ini, kamu bisa mengirimkannya ke alamt e-mail berikut ini Aripviker Kata kunci resensi buku perpustakaan ajaib bibbi bokken, download perpustakaan ajaib bibbi bokken, perpustakaan ajaib bibbi bokken pdf, review buku perpustakaan ajaib bibbi bokken. Misteri, Puisi, Teori menulis, Sejarah buku dan berbagai macam hal lainnya yang berkaitan dengan buku. inilah yang diangkat oleh Jostein Gardeer dan Klaus Hagerup dengan baik melalui karyanya yang berjudul The Magic Library — Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Buku ini mencoba kita agar tertarik lebih dalam untuk membaca buku dan memulai untuk menulis. Dengan bahasa yang ringan, kisah remaja yang menghibur dan penuh konspirasi, saya rasa buku ini sangat bagus sekali dibaca bagi siapa yang ingin memulai untuk membiasakan membaca dan Magic Library menceritakan tentang dua remaja sepupu yang tinggal di tempat terpisah, dan mereka sepakat untuk saling berhubungan dengan sebuah “buku-surat,” sebutan untuk sebuah buku catatan seperti buku diari yang dialih fungsikan menjadi media menulis surat. Perlu diketahui buku ini diterbitkan pertama kali tahun 1999 disaat Hp masih belum begitu banyak penggunanya dan para remaja pada saat itu masih menggunakan media konvesional yakni saling kirim mengirim surat.“Sebuah buku adalah dunia ajaib penuh simbol yang menghidupkan kembali si mati dan memberikan hadiah kehidupan yang kekal kepada yang hidup. Sungguh tak dapat dibayangkan, fantastis, dan ajaib bahwa kedua puluh enam huruf dalam alfabet kita bisa dipadukan sedemikian rupa sehingga bisa memenuhi rak raksasa dengan buku-buku dan membawa kita ke sebuah dunia yang tak pernah berujung. Dunia yang selalu bertumbuh dan bertumbuh, selama masih ada manusia di muka bumi ini.”― Jostein Gaarder, Perpustakaan Ajaib Bibbi BokkenSetelah seringkali kirim mengirim surat, mereka berdua akhirnya bertemu dengan seorang wanita paruhbaya bernama Bibbi Bokken yang selalu memata-matai mereka. Hingga akhirnya isi pembicaraan di surat mereka adalah bagaimana penyelidikan akan misteri tentang siapa wanita tersebut dan apa yang ia inginkan dari dua orang remaja yang saling mengirim buku-surat.“Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik. Di sana kita akan berbaur dengan karakter yang paling pintar, paling intelek, dan paling luhur; di sana kebanggan serta keluhuran manusia bersemayan.”― Jostein Gaarder, Perpustakaan Ajaib Bibbi BokkenBuku ini sarat akan makna tulis menulis termasuk untuk saya pribadi. dan salah satu alasan saya memulai menulis di artikel pertama ini adalah karena terinspirasi dari buku ini hehe. Saya terpesona dengan gaya penulisan yang unik di buku ini, yang mana pengarang membagi buku ini menjadi dua pertama yaitu mengisahkan tentang isi dari buku-surat yang dikirimkan oleh dua remaja Nills dan Berit tersebut secara bergantian. Sedangkan bab kedua adalah mengisahkan rencana mereka kedua setelah mereka bertemu langsung dan menyusun rencana untuk memecahkan misteri yang selama ini menghantui mereka dengan dua narator yaitu Nills dan buku ini pembaca akan diajak memahami bagaimana imajinasi liar anak-anak dalam memecahkan misteri dan kasus yang mereka hadapi. Dan juga pembaca akan mendapatkan informasi tentang literasi dan sejarah perbukuan, seperti sejarah mesin percetakan, sistem penyusunan buku-buku di perpustakaan, lokasi perpustakaan unik di Norwegia, cara mengembangkan tulisan fiksi, dan masih banyak 4/5Judul The Magic Library — Perpustakaan Ajaib Bibbi BokkenPenulis Jostein Gaarder dan Klaus HagerupPenerbit MizanTebal Buku 284 hlm Pembaca yang baik , Buku di tangan Anda ini benar – benar unik. Susah menggambarkan isinya. Tapi, kira – kira seperti ini Dua saudara sepupu, Berit dan Nils, tinggal di kota yang berbeda. Untuk berhubungan, kedua remaja ini membuat sebuah buku-surat yang mereka tulisi dan saling kirimkan di antara mereka . Anehnya, ada seorang wanita misterius, Bibbi Bokken yang mengincar buku-surat itu. Bersama komplotannya, tampaknya Bibbi menjalankan sebuah rencana rahasia atas diri Berit dan Nils. Rencana itu berhubungan dengan sebuah perpustakaan ajaib dan konspirasi dunia perbukuan. Berit dan Nils tidak gentar, bahkan bertekad mengungkap misteri ini dan menemukan Perpustakaan Ajaib. Buku ini juga berisi cerita detektif, cerita misteri, perburuan harta karun, petualangan ala Lima Sekawan, Astrid Lindgren, Ibsen, Klasifikasi Desimal Dewey, Winnie the Pooh, Anne Frank, kisah cinta, korespondensi, teori sastra, teori fiksi, teori menulis, puisi, sejarah buku, drama, film perpustakaan, penerbitan, humor, konspirasi… Jadi buku ini adalah buku karya Jostein Gaarder pertama yang saya baca. Berawal dari browsing di internet, saya menemukan sumber yang mengatakan bahwa buku – buku karya Jostein Gaarder ini menarik. Sumber yang saya baca mengatakan bahwa buku – buku karya Jostein Gaarder memiliki gaya yang filosofis. Karena kebetulan saya menyukai novel fiksi yang memuat materi filosofis tentu saya sangat tertarik untuk membaca salah satu karya Jostein Gaarder ini . Pilihan saya jatuh pada buku Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Karena menurut sumber – sumber di internet buku ini yang paling gampang dimengerti daripada buku – buku karya om Jostein yang lain. Sebenernya saya ingin baca Misteri Soliter terlebih dahulu, tapi daripada saya nggak selesai bacanya kan lebih baik baca yang enteng – enteng dulu saja. Review spoiler may be present Cons Jujur, waktu saya pertama baca buku ini memang bener membosankan. Buku ini terkesan bocah’ banget di bagian awalnya. Di bagian surat menyurat antara Nils dan Berit terasa random banget bagi saya. Kemunculuan karakter antagonisnya pun juga terlalu bocah’. Saya sebenarnya sedikit kecewa dengan buku ini karena tidak sesuai ekspektasi saya. Berdasarkan judulnya dan pembawaan cerita yang terlalu imajinatif, saya mengira Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken akan lebih di eksploitasi lagi. Memang ada bagian dimana tokoh utama berkunjung ke Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken, namun bagian teresebut kurang ter ekspose dan terkesan hanya batu loncatan untuk scene berikutnya. Intinya, akan ada momen dimana kalimat WTF akan muncul di kepala kita waktu membaca nya. Pros Buuttt… walaupun buku ini membosankan di awal, kegigihan saya untuk bertahan membaca ternyata tidak sia – sia. Menurut saya, buku ini menyajikan keadaan terkini tentang dunia perbukuan dengan cara yang unik. Buku ini menggambarkan pertarungan antara buku melawan film dengan sangat indah. Harus kita akui bahwa sekarang sebagian besar dari kita lebih memilih untuk nonton film daripada baca buku. Saya setuju bahwa nonton film memang jauh lebih simpel daripada harus membaca buku. Mungkin pikiran seperti ini lah yang membuat minat baca di kalangan remaja menurun. Nah melalui buku ini Jostein Gaarder menyampaikan keprihatinan nya terhadap kondisi ini dengan sangat baik . Selain ide brilian yang ingin disampaikan oleh Jostein Gaarder, pembawaan buku ini juga bagus. Walaupun memang menurut saya alur ceritanya membosankan mungkin karena ekspektasi saya yang berlebihan, buku ini jelas masuk dalam daftar wajib baca. Conclusion Mungkin saya harus lebih sering membaca buku karya Jostein Gaarder ini biar saya lebih bisa menerima ide yang ingin disampaikan oleh penulis. Singkatnya, buku ini masuk dalam daftar yang saya akan merekomendasikan untuk dibaca. Alur yang mungkin membosankan bagi sebagian orang, akan tertutup oleh ide cerita yang brilian dan keindahan pesan yang disampaikan buku ini. Seperti yang saya rasakan, walaupun dari awal saya tidak merasakan greget yang biasa saya rasakan saat membaca suatu novel, namun buku ini seperti menyampaikan melalui setiap kata – kata nya bahwa sesuatu yang spesial telah menunggu saya di bagian akhir buku ini. Hal ini lah yang membuat saya bertahan dapat menyelesaikan novel ini. Mungkin kata – kata dari Ruhr Nachricht di bawah adalah gambaran paling tepat untuk menggambarkan buku ini “Sebuah surat cinta kepada buku dan dunia penulisan” Ruhr Nachricht Quotes dari The Magic Library “Jadi, sama seperti atom dan molekul bisa menjadi seekor beruang, huruf-huruf tersebut pun dapat menjadi kisah Pooh si Beruang” “Yang kutahu hanyalah bahwa sebagian besar buku belum ditulis dan ada banyak hal yang tersembunyi dalam dua puluh enam huruf, bahkan lebih banyak daripada yang tersimpan di dalam otak seorang manusia di dunia ini. “

review buku the magic library