1. Bengkel Teater Rendra. Pentas Bengkel Teater Rendra tahun 2014 (sumber MetroTV) Menyebut nama WS. Rendra, tentunya semua sudah tahu, bukan? Termasuk juga Bengkel Teater Rendra, yang sempat dua kali "berdiri" yakni di Yogyakarta pada tahun 1961, dan Depok 1986.
1. Inovasi dan kreativitas yang tinggi. 2. Tampilannya menarik dan modern. 3. Lebih variatif dalam penggunaan media komunikasi. 4. Memiliki nilai edukasi dan pesan moral yang kuat. 5. Dapat menggabungkan berbagai jenis seni dalam satu pertunjukan. 6. Mampu menghadirkan suasana dan cerita yang unik. 7.
Ungkapan bentuk teater sudah menggunakan idiom-idiom modern (adanya intermezzo, Sutradara, Lagu-lagu, Ditambah dengan peralatan modern seperti piano dan lain sebagainya). Bahasa yang digunakan untuk dialog menggunakan bahasa Melayu pasar, atau berbahasa indonesia. Ada pegangan cerita tertulis berupa naskah Teater.
1. Teater Boneka Kontemporer. 2. Teater Musikal Kontemporer. 3. Teater Kontemporer Dramatik. 4. Teatrikalisasi Puisi Kontemporer. 5. Teater Gerak Kontemporer. Contoh Teater Kontemporer Berdasarkan Fungsinya.
Beberapa contoh dari teater modern ini antara lain yaitu Drama, Teater, Sinetron dan Film. Contoh Teater Modern. Ciri-Ciri Teater Modern. Adapun ciri-ciri teater modern yaitu: Panggung tertata rapi dengan jenis peralatan yang lebih kompleks dibandingkan dengan teater tradisional.
Banyak seniman teater dunia yang hadir sejak hadirnya seni ini di dunia, seperti Jean Baptiste Poquelin atau Molière, Jean Paul Satre, William Shakespare, Bernard Shaw, Edmond Rostan, dan masih banyak seniman lainnya. Untuk di Indonesia sendiri juga banyak seniman-seniman teater yang bermunculan mulai dari Rustam Effendi hingga Putu Wijaya.
.
berikut merupakan contoh teater modern kecuali